As-salaamu 3alaykum,
Bahasan utama kajian ini meninjau isi dari ayat-ayat al-Quran sebagai berikut:
- Q.S. Az-Zumar Ayat 64-66 :
64. Katakanlah:”Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?”
65. Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu:”Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
66. Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur”.
-
Q.S. Al-Fussilat Ayat 30
30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:”Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan):”Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”
Poin-poin kajian :
-
Pengertian “ibadah” bukanlah “menyembah” (kesalahan penerjemahan al-Quran ke dalam bahasa Indonesia). Pengertian Ibadah adalah taat dan tunduk terhadap hukum-hukum Allah.
- Berislam, tetapi menjadikan orang kafir sebagai pemimpin atau pelindung akan menjadikan dirinya sebagai orang munafik.
- Pemimpin yang wajib dita’ati adalah pemimpin yang memahami syariat islam dan mengamalkan.
- Kekuatan atau kemuliaan bagi orang beriman adanya di sisi Allah SWT.
- Dimana posisi al-Qur’an dalam kehidupan kita?
- Pada umumnya, pada saat ini, manusia dijangkiti oleh penyakit kecongkakan atas ilmu pengetahuan.
- Pentingnya memahami al-Qur`an dalam bahasa aslinya (arab) sehingga risalah bisa dapat dipahami dengan baik untuk mendapatkan kemuliaan di sisi Allah.
- Kemusyrikan dapat menggugurkan semua amalan.
File kajian dalam format .mp3 menyusul insya Allah.
Baarokallahu fiikum.. Dakwah beliau (ust Abdullah) rahimahullah, memang mengajarkan Tauhid yg lurus dan bersih, walau harus menerima berbagai ujian yg dihadapinya… # sy sepakat utk menyebarkan kajian2 yg beliau sampaikan… silahkan dilanjutkan.